Thu. Feb 25th, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Perusahaan Hashim Kelola 50 Ribu Hektar HPH di PPU

YOGYAKARTA, KALPOSTONLINE |Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud membenarkan perusahaan yang dimiliki Hashim Djojohadikusumo mengelola lebih dari 50 ribu hektare (ha) lahan berstatus hak pengusahaan hutan (HPH) di PPU, Kaltim.

Baca Juga: Sejarah Besar! Ibu Kota Pindah ke PPU dan Kukar Kalimantan Timur

“Lahannya (yang dikelola perusahaan milik Hashim) di sana ada sekitar 50 ribuan (hektare), sampai berapa ribu gitu. Tapi saya akan membuka data agar lebih jelas,” kata Abdul kepada wartawan di Hotel Tara Yogyakarta, Kamis (29/8/2019) seperti dikutip detik.com.
“Jadi di sana itu dia bergrup, bukan perorangan. Jadi bukan (milik) satu orang misalnya Pak Hashim, bukan, dia ada grup, dan banyak sekali memang di sana HPH. Jadi tanaman industri di sana banyak. Itu di luar dari hutan tahura,” ungkapnya.

Abdul bercerita awalnya lahan yang dikuasai Hashim dikelola perusahaan asal Amerika. Namun, setelah itu, Hashim melalui perusahaan yang dimilikinya, Arsari Group, mengambil alih lahan tersebut.

“Kalau saya sih sependapat saja kalau Pak Hashim yang ambil ya. Seandainya saya duluan lahir, saya ada rezeki saya juga pengin ambil. Daripada orang lain (yang menguasai lahan) mending kita anak bangsa,” tuturnya.

Sebenarnya bukan hanya perusahaan yang dikelola Hashim yang mengelola lahan berstatus HPH di Kaltim, tapi juga perusahaan lainnya. Abdul yakin perusahaan tersebut sudah memahami Undang-Undang Pertanahan.

“Kita mengetahui bahwa bangsa ini juga mempunyai aturan-aturan hukum yang berlaku. Jadi (setelah ini) kita tinggal tunggu kedua belah pihak dari pemerintah dan Bapak Hashim,” pungkas Abdul.(RED)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: