July 27, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Komisi I DPRD Kukar Minta Perusahaan Tambang Bantu Bumdes

TENGGARONG, KALPOSTONLINE | Sejumlah perusahaan tambang batu bara bersakala besar yang beroperasi di Separi, Kutai Kartanegara diminta aktif melibatkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam mengembangkan usahanya, terutama anggota Bumdes.

Selama ini pengurus Bumdes di Separi mengeluhkan minimnya kontribusi perusahaan tambang batu bara terhadap dukungan dalam mengembangkan Bumdes desa tersebut.

“Komisi I dapat laporan, dari masyarakat desa Separi. Bumdes disana tidak dilibatkan dalam pembinaan atau kerjasama kegiatan perusahaan, makanya kita gelar Rapat Dengar Pendapat(RDP) dengan instansi terkait dan perusahaan, dua hari yang lalu di ruang Komisi I,“ ungkap Supriyadi, Sabtu sore (6/6/2020).

Komisi I DPRD saat RDP dengan Instansi terkait dan perusahaan, terkait keterlibatan Bumdes yang dipimpin oleh Supriyadi dan anggota Komisi I lainnya.

Disebutkannya, PT Jembayan Muara Bara, PT Mahakam Sumber Jaya dan PT Kitadin merupakan perusaahaan besar. Namun perusahaan tersebut tidak membina dan melibatkan Bumdes dalam menjalankan salah satu sub kegiatanya.

“Tiga perusahaan tersebut punya kegiatan jasa tarik kapal. Namun yang dilibatkan lembaga di luar wilayah Separi. Libatkan saja Bumdes Separi dalam menjalankan kegiatan jasa tersebut. Jika mau perusahaan disebut telah menolong masyarakat sekitar,“ ujarnya lagi.

Legislator asal PAN tersebut menegaskan, program pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan, wajib memberdayakan masyarakat sekitar, agar masyarakat tidak dirugikan, dan masyarakat juga perusahaan memeroleh keuntungan.

“Di Loa Kulu, beberapa perusahaan yang beroperasi disana sudah bermitra dengan Bumdesnya, dan ini berjalan sejak lama,“ sebutnya.

Bila tidak ada melibatkan,Komisi I akan meninjau ke lapangan, atau akan memberikan catatan tersendiri kepada pemerintah agar ada tindakan tegas.

“Permintaan kami juga, kepada perusahaan yang ada di Kukar, jangan lupa libatkan masyarakat dan Bumdes, dalam menjalankan kegiatan dilapangan, masyarakat juga butuh pekerjaan untuk memenuhi kebutuhannya,” tandasnya. (adv)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: