September 24, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Dewan PPU Sarankan Insentif Nakes Segera Dicairkan

Wakidi

PENAJAM, KALPOSTONLINE | Ketua Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Wakidi menyarankan pemerintah daerah untuk segera menyalurkan insentif tenaga kesehatan (nakes) yang terlibat dalam penanganan covid-19 dan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) atau insentif pegawai negeri sipil (PNS).

Sebanyak 204 tenaga medis yang terlibat penanganan covid-19 diusulkan ke pusat untuk menerima insentif. Jumlah tersebut telah termasuk tenaga medis RSUD Ratu Aji Putri Botung dan 11 puskesmas. Besaran insentif nakes mulai Rp 2 juta sampai Rp 7 juta per bulan. Insentif nakes menunggak sejak Agustus 2020.

Sementara TPP PNS di lingkungan Pemkab PPU juga mengalami penunggakan selama tiga bulan, yakni Mei, Juni dan Juli. 

“Kami tekankan kepada pemerintah daerah segera merealisasikan insentif nakes dan TPP PNS di bulan Agustus. Kalau insentif nakes totalnya Rp 5,6 miliar dan TPP PNS Rp 11 miliar untuk satu bulan,” kata Wakidi, Kamis (12/8/2021).

Ketua PKS PPU ini menekankan, dana transfer dari pemerintah pada bulan Juli agar penggunaannya mengutamakan pembayaran insentif nakes dan PNS. 

“Insentif nakes dan TPP PNS harus didahulukan. Kasihan pegawai, karena banyak dari mereka yang hanya mengandalkan TPP,” tuturnya. 

Wakidi mengungkapkan, kelancaran pembayaran insentif nakes dan PNS serta program pembangunan lainnya dipengaruhi oleh defisit. Pasalnya, tahun ini, PPU diperkirakan mengalami defisit sebesar Rp 550 miliar.

“Alasan pembayaran telat, pasti defisit yang mencapai Rp 550 miliar,”  tandasnya. (ADV)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: