Mon. Mar 8th, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Wakil Ketua Dewan Pers: Semua Peserta UKW di Penajam Lulus

Peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Penajam

PENAJAM, KALPOSTONLINE | Seluruh Peserta Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Angkatan XVIII di Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dinyatakan berkompeten atau lulus. 15 peserta UKW yang terdiri dari 5 orang Wartawan Madya dan 10 orang Wartawan Muda itu mengikuti UKW yang digelar PWI Kalimantan Timur bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten PPU sejak 3 sampai dengan 4 Oktober 2020.

Dengan ditambahnya 15 jurnalis yang lulus UKW PWI Angkatan XVIII menambah jumlah wartawan yang lulus UKW PWI secara nasional menjadi 12276 orang. UKW PWI Kalimantan Timur Angkatan XVIII merupakan UKW ke 472 yang sudah dilaksanakan oleh PWI.

Hendry CH Bangun

“Jadi UKW di PPU yang calon ibu kota negara ini lulus seratus persen. Karena jarang sekali UKW yang pesertanya lulus seratus persen,” ungkap Hendry CH Bangun penguji calon Wartawan Madya dari Dewan Pers usai pelaksanaan UKW, Minggu (4/10/2020).

Hendry melanjutkan, kompetensi merupakan predikat untuk memastikan bahwa wartawan yang bersangkutan memang berkompeten dibidangnya.

“Hanya mengonfirmasi bahwa memang berkompeten,” katanya.

Wakil Ketua Dewan Pers itu juga meminta agar wartawan tidak berhenti belajar untuk meningkatkan kualitas diri.

“Wartawan harus bisa menjelaskan apa saja, kita sumber informasi. Dengan cara belajar sendiri menambah pengetahuan sendiri,” ucapnya.

“Itulah yang diharapkan kalau sudah profesioanal,” katanya.

Meski sudah berkompeten, kata dia, wartawan dalam menjalankan profesinya diharuskan untuk tidak melanggar kode etik.

“Kode etik itu dibaca-dibaca, sertifikat itu menjadi penanda bahwa kita profesional, kita pintar tapi tidak diakui negara juga sulit. Tapi kalau anda melanggar (kode etik) sertifikatnya dicabut, dan tidak boleh ikut uji kompetensi seumur hidup,” Tegas Hendri.

Kepala Dinas Kominfo PPU Budi Santoso mewakili bupati saat membuka UKW mengatakan, sejak 2018 pihaknya berupaya membantu insan pers di PPU untuk menyelenggarakan UKW.

“Sejak 2018 mengupayakan UKW. Namun karena alasan-alasan lain kami tidak dapat melakasanakan, mudah-mudahan tahun berikutnya,” katanya.

Ketua PWI Kalimantan Timur, Endro S Efendi memberikan apresiasi kepada jurnalis di PPU juga kepada pemerintah kabupaten terkait dengan terlaksananya UKW.

“Di Penajam belum ada PWI tapi sudah melakukan uji kompetensi. Jadi terima kasih kepada pemkab, bupati dan jajarannya sudah memfasilitasi UKW,” katanya.

PWI Kalimantan Timur, kata dia, akan terus melaksanakan UKW dengan cara yang tidak meberatkan para pewarta.

“Di Kaltim sudah ada 211 wartawan berkompeten sejak UKW pertama tahun 2011 sampai XVIII tahun 2020. Prinsipnya UKW ini teman-teman terbantu. Kami.PWI tidak pernah mencari untung,” ujarnya menegaskan. (OY)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: