Fri. Feb 26th, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Soal Gedung Baru BPD Kaltimtara di Bulungan, Ini Kata Jangkar

Konstruksi gedung Bankaltimtara di Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Peletakan batu pertama pembangunan gedung BPD Kaltimtara (Kalimantan Utara) menandai dimulainya pembangunan gedung empat lantai di Jalan Jelarai Raya Tanjung Selor (Bulungan) pada 25 Juli 2018 lalu. Kabarnya gedung ini beridiri di atas lahan seluas 16 ribu meter persegi. Luas bangunannya mencapai 5.434 meter. Lantai empat merupakan ruang pertemuan berkapasitas 500 tempat duduk. Dana untuk bangunan ini bersumber dari anggaran rencana bisnis PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dengan nilai total HPS Rp69.403.550.000.

Adapun kontraktor gedung tersebut yakni PT Kayan Lestari berdasarkan pengumuman pemenang lelang oleh Komite Pelelangan Pembangunan Fisik gedung kantor PT BPD Kaltim-Kaltara cabang Tanjung Selor dengan Nomor:06/KTR-TJSLR/BPD/VI/2018 pada 25 Juni 2018, dengan harga Penawaran terkoreksi Rp69.364.640.000.

Pengumuman pemenang lelang oleh Komite Pelelangan Pembangunan Fisik gedung kantor PT BPD Kaltim-Kaltara cabang Tanjung Selor

Saat syukuran gedung baru itu di Tanjung Selor, Bulungan pada Jumat (20/12/2019) silam, dihadiri unsur pejabat di lingkungan pemerintah provinsi Kaltara.

Namun begitu, penggiat anti korupsi yang tergabung dalam Jaringan Aktivis Akar Rumput (Jangkar ) Kaltim mengungkapkan pada media ini, bahwa pihaknya menerima informasi soal pembangunan gedung baru Bankaltimtara di Bulungan yang sudah diresmikan itu .

“Ada info soal gedung Bankaltimtara yang sudah selesai dan telah diresmikan. Namun kami masih melakukan investigasi mendalami info tersebut, apakah benar ada masalah atau tidak. Jadi Jangkar belum bisa bicara lebih jauh dulu,” ujar Rony ketua Jangkar Kaltim ketika dihubungi media ini kemarin.

Menurut Rony, Jangkar mendukung upaya pengembangan bank milik daerah tersebut. Namun demikian, publik termasuk LSM juga punya hak untuk melakukan partisipasi pengawasan terhadap penggunaan keuangan Bank tersebut yang sahamnya bersumber dari pemerintah daerah yang dikucurkan melalui APBD. (AZ)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: